HADIR SEBAGAI CCO NXL, YOHANES AURI CIPTAKAN GEBRAKAN KREATIF YANG BELUM PERNAH ADA DI DUNIA ESPORTS
![]() |
| sumber gambar: Teamnxl |
The Breeze, NXL Esports Center- Sebulan yang lalu NXL resmi mengangkat
Yohanes Auri yang merupakan CEO dan
Founder Idenya Flux sebagai Chief Commercial Officer mereka. Ia akan
bertanggung jawab dalam membuat strategi kreatif untuk setiap brand yang akan berkerja
sama dengan NXL. Ia percaya kehadirannya dapat membuat NXL memiliki service yang mungkin tidak dimiliki oleh
tim Esports lainnya.
“Gua mau bangkitin lagi NXL”,
ujar Richard Permana.
Kata ‘bangkit’
ini lah yang membuat Yohanes Auri terdorong untuk menerima posisi Chief Commercial Officer yang ditawarkan
oleh Richard. Kata ‘membangkitkan’ ini sesuai dengan dirinya yang lebih suka
memulai segala sesuatu dari nol. Menurutnya untuk bisa menjadi besar harus
dimulai dari nol. Pria yang kerap disapa Auri ini, melihat ada potensi dalam
NXL yang bisa membuatnya menjadi brand
besar terlebih karena NXL sudah memiliki nama di dunia Esports. Ia mengaku
merasa tertantang memikirkan strategi untuk membangkitkan kembali NXL seperti
dulu.
“Saya merasa
tertantang ya karena itu tadi NXL belum bisa ngalahin yang lain justru saya
lihat ini mestinya bisa nih. Saya bisa bertanya sama diri saya, gimana nih lu
mau menjual NXL yang tadinya dulu terkenal sekarang ini lagi mati suri, gimana
bangkitinnya, itu sih yang saya coba kejer”, jelas Auri.
Saat pertama
kali bertemu Richard ia melihat ada semangat dalam dirinya untuk memulai
kembali usahanya dalam membangun NXL. Hal ini yang membuat Auri merasa bahwa
mereka memegang visi yang sama.
“Karena gini
ya saya mulai Flux ini bener-bener dari kamar tidur beneran dari tadinya gaada
apa-apa, jadi saya selalu seneng kalau ketemu orang yang punya semangat untuk
memperbesar sesuatu yang tadinya belum jadi apa-apa ibaratnya gitu loh”,
katanya.
Pria alumni
Desain Grafis Bina Nusantara ini berperan mengatur strategi dari sisi kreatif
untuk setiap brand yang akan bekerja
sama dengan NXL. Ia akan memikirkan ide kreatif dalam menkomunikasikan brand client di dunia Esports bersama
dengan NXL dari mulai seperti apa ide kreatifnya dan apa aktivitasnya. Hal
inilah yang menurut Auri akan menjadi keunggulan dari NXL dibandingkan dengan
tim Esports lain. Ia mampu membuka koneksi antara NXL dengan brand-brand yang pernah ia pegang. Terlebih
brand-brand yang pernah bekerja sama
dengan Idenya Flux merupakan brand-brand
besar ternama di Indonesia, beberapa di antaranya BNI, AIA, Sriwijaya Air dan
Delfi.
Sebagai
langkah awal, Auri memiliki 2 strategi. Pertama ia akan menunjukkan eksistensi brand NXL di kalangan mobile dan yang kedua ia akan mencoba mempromosikan
NXL ke beberapa brand yang pernah
bekerja sama dengan Idenya Flux.
“Langkah awal
pertama, saya mau bikin secara brandnya dulu NXL ini harus nunjukkin
eksistensinya dulu supaya bisa diterima di kalangan mobile, karena kan dulu NXL
terkenalnya di PC, sekarang kan emang pasarnya orang kerja di mobile, semua
Esports yang gede tuh dia basicnya mobile, nah NXL ketinggalan nih, tugas saya
adalah gimana menaikkan brand imagenya NXL supaya bisa lebih diterima sama kalangan
gamers di mobile, jadi bakal banyak banget nanti mau tonjolin sisi game
mobilenya nah itu strateginya. Kedua strategi saya adalah saya akan coba tap-in
ke beberapa brand yang memang Idenya Flux ini udah kenal, yang kita uda pegang,
supaya gampang translatenya ‘nih pake NXL aja’ “, jelasnya.
Terbukti saat ini sudah terdapat satu brand
yang deal dengan NXL yakni I’m Coco,
sementara dua lainnya menurut Auri, masih dalam proses.
Mengenal Sosok Yohanes Auri dan Idenya Flux
Yohanes Auri
merupakan CEO dan Founder dari Flux Design Idenya Flux. Flux Design merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang desain grafis sejak tahun 2006. Sementara Idenya
Flux sendiri merupakan perusahaan yang sudah berjalan sekitar 3 tahun dan
merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang advertising dan digital
agency. Mereka berperan dalam menjual ide-ide dan memikirkan strategi untuk
mempromosikan suatu produk.
Ia bersama
Idenya Flux sendiri sudah menangani beberapa client ternama yakni BNI, Sriwijaya Air, AIA, Siloam Hospital,
DFSK, I’m Coco, S-Tee, Delfi, Lion Parcel hingga MU-Weber.
Pengalamannya
dalam dunia kreatif memang sudah malang-melintang. Pada tahun 2010 ia pernah
menjadi pemenang dalam Wirausaha Muda Mandiri (WMM) mewakili Jakarta dan
terdaftar dalam 40 under 40 Fortune
Magazine.
Sudah banyak
media yang meliput kisahnya dalam membangun bisnis beberapa di antaranya
Kompas.com, Koran Seputar Indonesia dan Majalah SWA. Bahkan kisahnya tersebut sudah pernah
dijadikan sebuah buku. Pasalnya, Yohanes Auri dikenal sebagai seorang pembisnis
yang berhasil merintis usaha dari kamar tidurnya dan hanya dalam kurun waktu 5
tahun ia berhasil membuat omset hingga miliyaran rupiah.
Sejak kecil
Auri mengaku sudah memiliki passion
untuk berpikir kreatif, melukis, menggambar, suka memikirkan ide-ide maupun
desain. Kemampuannya dalam mengeluarkan ide-ide kreatif ini pernah membuat
Idenya Flux memenangkan tender Citylink, mengalahkan 9 perusahaan lain.
“Waktu beralih
dari Flux Design ke advertising agency itu juga karena kan dapet project gede
dari Citylink, kita dikontrak dua tahun, suruh mikirin ide-ide kreatif apa,
advertising digitalnya seperti apa, bisa ga? bisa, menurut saya ini kesempatan
yang ga dateng dua kali. Ikutan tendernya dari 9 perusahaan, menang akhirnya
kita”, ujarnya.
Bakatnya dalam
berpikir kreatif ini menurutnya akan memberi warna baru dalam dunia Esports
seperti yang belum pernah ada sebelumnya. Menurut pengamatan Auri perusahaan
yang bergerak dalam bidang Esports cenderung akan lebih berfokus memikirkan bagaimana
cara meningkatkan skill dalam
permainan, bagaimana bisa memenangkan permainan. Sehingga inilah yang menjadi
tantangan baginya, bagaimana menanamkan benih kreatif di dunia Esports.
“Sedangkan
saya kan dari sisi bisnis saya akan mikirin nih, ini tuh menjual ga, ini enak
dilihat ga. Jadi bagaimana menanamkan benih kreatif di dunia gamers itu susah
ya, tapi itu peranan saya menambahkan satu elemen kreatif dalam perusahaan itu,
itu mungkin yang akan jadi pembeda dari brand lain yang udah ada”, ujar pria
kelahiran 8 Februari 1985 ini.
Sehingga
kedepannya NXL tidak hanya berfokus dalam kompetisi para playernya, namun kini NXL juga memiliki sentuhan kreatif dari Yohanes Auri seorang CEO Idenya Flux,
pemenang tender Citylink dan pemenang WMM 2010 yang ide-ide kreatifnya sudah
diakui oleh berbagai brand besar. Itu lah yang akan membedakan NXL dengan tim
Esports lainnya karena bagi Auri untuk bisa menonjol dari sisi kreatif
membutuhkan talenta.
“Bener, Itu
butuh talenta yang ga semua orang bisa punya”, tutupnya.

Komentar
Posting Komentar